Tolak Kekerasan Terhadap Mahasiswa, KMND Gelar Aksi di Bundaran HI

oleh -145.848 views

Tribunaktivis.com – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Nusantara untuk Demokrasi sore tadi melakukan aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Senin, (30/09).

Dalam release yang di terima tribunaktivis.com mahasiswa menilai bahwa, saat ini gerakan Mahasiswa Pemuda dan bahkan Pelajar ramai – ramai turun kejalan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait keadilan sosial, realitas sosial serta menyikapi kebijakan kontroversial DPR RI dan sikap terburu-buru terkait dengan beberapa rancangan undang-undang di antaranya undang-undang KPK RI, RUU KUHP, RUU Pertahanan, RUU Pemasyarakatan, RUU Minerba dan RUU Ketenagakerjaan.

Dimasa akhir jabatan para wakil rakyat periode 2014-2019 secara substansial dan kapasitas gerakan ini patut diapresiasi yang diperjuangkan secara bersama-sama, tapi sangat disayangkan ketika aspirasi dilakukan atas nama rakyat indonesia ada penumpang gelap yang manfaatkan untuk kepentingan dengan mengeluarkan narasi-narasi bersifat memecah belah.

Penilaian KMND

Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam KMND menilai hal ini adalah adanya upaya pembelahan masyarakat yang sangat masif oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dalam menunggangi gerakan mahasiswa saat ini.

Sebagai wadah mahasiswa nusantara mereka menilai gelombang unjuk rasa di daerah – daerah dan gerakan yang terpusat di ibukota negara hanya akan menghabiskan energi antara anak bangsa Indonesia ketika hak demokrasi tidak dibarengi penghormatan terhadap dalam konstitusi sesuai Undang – Undang Dasar 1945.

Mahasiswa dan Pemuda ini juga berharap semua pihak segera berhenti melakukan provokasi dan tidak lagi bereaksi anarkisme karena bentrok antara peserta unjuk rasa dan pihak aparat kepolisian hanya merusak tatanan berbangsa dan bernegara kerusuhan menjadi catatan dan kajian kasus KMND.

Ketika unjuk rasa sudah kehilangan substansi dan hanya melahirkan kekacauan menjadi noda hitam bagi gerakan mahasiswa 1998, unjuk rasa sebagai pengimplementasian Tri Dharma Perguruan Tinggi harus memakan korban jiwa seperti Randy mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari yang tertembak peluru tajam di bagian dada kanan dan saat orasi demonstrasi menolak RUU.

KMND sebagai wujud menjaga keutuhan anak bangsa selain mengapresiasi gerakan ekstra parlementer yang dilakukan kawan – kawan mahasiswa. KAMD mengajak kepada seluruh Mahasiswa dan Pemuda serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama – sama melakukan pengawalan RUU yang kontroversi ini dan disikapi dengan tanpa kekerasan dan melakukan progres judicial review di mahkamah konstitusi dan kegiatan ini menjadi semacam pilot pilot project yang nantinya dapat dikembangkan mahasiswa pada kelompok organisasi pemerintah sebagai upaya kritik dan saran.

Berikut Tuntutan KMND :

Maka kami dari Komite Mahasiswa Nusantara untuk Demokrasi mengajak :

1. Selamatkan konstitusi stop intervensi dan menekankan kepada Presiden Jokowi.

2. Mendesak Kapolri agar segera mengusut tuntas aktor pelaku kekerasan terhadap mahasiswa yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *