Pilkada 2020, Jebakan Batman Buat Tito Karnavian

oleh -53.669 views

Tribunrakyat.com – Di tenggah meningkatnya angka korban pandemi Covid 19 atau Virus Corona di indonesia DPR dan pemerintah malah sebaliknya asik sibuk membicarakan terkait kelanjutan pilkada serentak yang diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan desember 2020.

kenapa tiba-tiba penyelenggara pemilu, DPR, dan pemerintah dalam hal ini mendagri memaksakan untuk menetapkan pilkada serentak di bulan desember.

dari rentetan kebijakan yang di buat oleh DPR dan pemerintah, menarik untuk di ulas secara komprehensif terkait kebijakan tersebut.

Menurut saya dari rentetan kebijakan yang dibuat ada indikasi kuat terjadinya operasi senyap oleh kelompok-kelompok tertentu yang memiliki ambisi politik.

Selain kepentingan diatas, “diduga pula mereka memiliki ambisi politik pada kontestasi pilpres tahun 2024”.

untuk itu saya mengingatkan kepada bapak tito karnavian selaku mendagri agar berhati-hati dalam mengambil keputusan dalam memaksakan pilkada serentak di bulan desember tahun 2020. karena bagi saya ini adalah bagian dari jebakan betmen dari kelompok-kelompok tertentu yang secara tidak langsung menjurus kepada bapak tito karnavian.

aneh sekali, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa patner kerja Kemendagri menunjukan sikap menolak atas penyelenggara pilkada serentak di tahun 2020 dengan alasan Covid 19. akan tetapi tiba-tiba mereka semua merestui dan seolah memaksakan pilkada di laksanakan pada bulan desember tahun 2020. patut di telusuri.

Untuk itu, sekali lagi, saran saya kepada Kemendagri segera menunda proses pilkada serentak di tahun 2020. Jika pilkada serentak dipaksakan di tenggah mewabahnya pandemi Covid 19 ini maka itu sama halnya Pemerintah, DPR lebih mengutamakan kepentingan politik di atas penderitaan masyarakat yang saat ini sedang dilanda Covid 19.

Padalah pilkada serentak di tunda sekalipun tidak merugikan masyarakat, bangsa, dan negara. Sebab, saat ini tidak menjadi alasan yang tepat untuk menyelenggarakan pilkada serentak di tenggah memwabahnya covid 19 di berbagai daerah yang kian semakin meningkat dan di ketahui akan adanya susulan gelombang kedua Covid 19.

Harusnya pemerintah dan DPR fokus menangani dan mengatasi gelombang kedua Covid 19 dengan kebijakan strategi yang tepat sasaran demi menyelamatkan rakyat dari virus corona.

Untuk itu masukan dari saya selaku warga negara indonesia yang merasa prihatin terhadap kondisi masyarakat, bangsa, dan negara saat ini. “Saya minta pilkada serentak untuk sementara di tunda.”

“Bila ada pejabat daerah baik itu Gubernur, Walikota, dan bupati yang masa jabatanya telah berakhir. maka, Pak Tito Karnavian selaku mendagri dapat mengunakan kewenangannya dalam hal mengkarateker pejabat daerah tersebut dengan aturan yang telah ditetapkan dan disahkan oleh negara.

Semoga Masukan ini menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan DPR selaku pengambil kebijakan. mari kita menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan mengutamakan soal penyelamatan rakyat ditenggah-tenggah serangan visur Covid 19.

#LarutTetapiTidakHanyut
#SaveRakyat
#SaveTitoKarnavian

Penulis : Muhammad  Daud Loilatu (Rakyat Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *