Ketua HMI Desak MENDAGRI, KPU RI dan DPR RI Komisi II Tunda Pilkada Serentak 2020

oleh -50.963 views

Tribunaktivis.com – Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi dalam jangka waktu 5 tahun sekali Indonesia menyelenggarakan pesta demokrasi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sesuai dengan jadwal KPU RI pada tahun 2020 ini Indonesia akan menyelenggarakan pilkada serentak di 270 Provinsi/Kab/Kota se Indonesia.

Penyelenggarakan pesta demokrasi tersebut hari ini menjadi polemik pro/kontra di dalam elemen masyarakat dan pemerintah. Hal ini dikarenakan dunia dan Indonesia khususnya, masih dalam cengkraman pandemi wabah virus corona COVID-19.

Sesuai dengan data yang didapat per 31 mei 2020 bahwa jumlah kasus pasien positif corona di Indonesia sebanyak 26473, meninggal 1613, dan sembuh 7308. Kasus wabah virus corona ini harus menjadi perhatian bersama dan serius ditangani oleh pemerintah pusat maupun daerah dalam membasmi COVID-19.

Olehnya itu, kami dari Himpunan Mahasiswa Islam sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam satu kesatuan elemen bangsa. Kami meminta kepada MENDAGRI, KPU RI, dan DPR RI Komisi II, untuk menunda pilkada serentak tahun 2020.

“Mari sama sama kita pikirkan keselamatan masyarakat bukan kemenangan para politisi”.

Sebab kami melihat bahwa kalau pilkada dipaksakan maka akan lebih banyak masyarakat yang terinfeksi wabah virus corona. Tidak ada jaminan protokol kesehatan yang dapat menyelamatkan nyawa masyarakat yang ikut serta berpartisipasi dalam mensukseskan pilkada serentak 2020.Jangan sampai pasca pilkada selesai banyak nyawa masyarakat yang melayang.

Adapun yang beruntung dan menang dalam pilkada serentak dalam kondisi pandemi COVID-19 adalah para pejabat pejabat yang kekuatan politiknya sudah mengakar dan yang rugi dan kalah adalah masyarakat.

Saya pikir pilkada bisa ditunda, dan waktu bisa diganti. Tapi kematian masyarakat tidak bisa ditunda dan nyawa tidak bisa diganti.

Penulis : Fadli Rumahkefing
Ketua HMI Cabang Jakarta Pusat – Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *