Pilkada Bursel 2020 : Masyarakat Bursel Jangan Memilih Produk Gagal

oleh -17.589 views

Jakarta – Pilkada Serentak akan diselenggarakan kembali pada tahun 2020 mendatang. Ada 270 daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak ini.

“Tahun 2020 Pilkada akan diikuti 270 daerah, dalam hal ini juga termasuk 4 kabupaten di provinsi maluku diantaranya juga kabupaten buru selatan” kata Ibrahim Malik Fatsey Akrabnya disapa IMF di kediamannya, Kamis (23/07/2020).

Dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah tersebut, Fatsey mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyalurkan hak suaranya pada masa pencoblosan nanti. ia pun juga menyoroti beberapa mantan pejabat daerah dan anggota legislatif baik provinsi dan kabupaten yang juga ikut dalam Pilkada serentak 2020 nanti. Dia menilai, banyak diantaranya gagal dan tidak membawa perubahan dan kemajuan dari amanah masyarakat yang di berikan pada mereka sebut saja salah satu di antaranya Safitri Malik Soulissa mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku periode 2014 – 2019.

“Masyarakat harus pintar memilih dan memilah dengan baik, punya Track Record dan jangan memilih produk gagal sebut saja salah satunya Ibu Safitri Malik yang sebelumnya menjabat sebagai anggota legislatif maluku peridoe 2014 – 2019. Karena satu suara menentukan nasib daerah dalam hal ini juga kabupaten buru selatan yang sudah berusia 12 tahun saat ini” Tambahnya

Fatsey menduga, para bakal calon kepala daerah kini bersaing merebut hati dan empati masyarakat untuk di pilih dengan beragam janji politik. Bahkan, ia pun mengatakan janji politik itu sah – sah saja namun juga menurutnya janji kepada rakyat itu amanah besar yang harus disadari oleh setiap bakal calon yang akan maju dalam perhelatan pilkada 2020 nanti untuk di tepati.

Selain itu, Fatsey juga berharap masyarakat tidak mudah terjebak janji manis politik para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di kampanye politik calon bupati dan wakil bupati, tapi harus juga dilihat dari sisi perhatiannya terhadap perkembangan dan kemajuan kabupaten buru selatan kedepannya.

“Ya Sah aja, cuman begini, ingat sekalipun semua partai mendukung, namun jika kehendak masyarakat berkata beda akan sangat sulit kemenangan itu ia raih. Saya harap masyarakat indonesia terkhusus masyarakat buru selatan tidak terjebak pada janji-janji manis politik pada masa kampanye nanti oleh para cal9n bupati dan wakil bupati nantinya. Namun dilihat secara benar dan penuh optimis, persoalan ini adalah menyangkut masa depan daerah yang nantinya berjalan kedepannya” Pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *