Krisis Moral Pejabat Provinsi Maluku di Tengah Pandemi Covid.19

oleh -18.942 views

Jakarta – Aksi berjoget sejumlah pejabat provinsi maluku yg di dalamnya ada kepala gugus tugas provinsi maluku (Kasrul selang)dan sejumlah anggota DPRD provinsi maluku di tengah-tengah perayaan HUT provinsi maluku yang ke 75 di kantor DPRD provinsi maluku usai rapat paripurna.

Presiden mahasiswa universitas Darussalam Ambon Hamja loilatu Menyayangkan kejadian tersebut, bahwa aksi berjoget ini di nilai krisis moral pejabat provinsi maluku dan sejumlah anggota DPRD tersebut.

Aksi berjoget ini adalah secara terang benderang kepala gugus tugas provinsi maluku(kasrul selang) tidak mematuhi protokol kesehatan yg suda dia sosialisasikan kapada masyrakat maluku, Maka bagi saya kejadian ini akan berdampak buruk pada proses sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat maluku, Ujar Hamjah Loilatu Melaluai Via telpon, Kamis (20/8/2020).

Sejatinya pejabat-pejabat tersebut. terutama kepala gugus tugas provinsi maluku (kasrul selang),
harusnya sadar bahwa protokol kesehatan yg mereka terapakan melumpuhkan segala aktifitatas masyrakat maluku yg di alami saat ini, lanjutnya.

Selain itu dugaan Loilatu bahwa apa yang di katakan Iksan tualeka itu benar.

“Ini menurut dugaan saya jangan jangan apa yg di sampaikan oleh kakanda iksan tualeka itu betul, bahwa pandemi ini hanyalah rekayasa dari pada pemerintah provinsi untuk mengambil keuntungan,” tegasnya.

Loilatu juga berharap bahwa di perayaan HUT ke 75 provinsi maluku merupakan bagian dari mencari solusi agar maluku keluar dari Pendemi Covid 19, bukan di biarkan begitu saja.

“Bagi saya bahwa perayaan HUT provinsi maluku yg ke 75 ini adalah sejatinya mencari solusi agar maluku keluar dari minimnya pendapatan masyarakat, keterbatasan mahsiswa maupun siswa dalam menumpuh pendidikan, tetapi ini sengaja di biarkan begitu begitu saja, miris melihat pemerintah daerah seperti in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *