KAUKUS MUDA NUSANTARA: Sulsel punya kapolda baru, kapolda punya tantangan baru

oleh -7.216 views

Jakarta – Kapolri Jenderal Idham Azis kembali merotasi sejumlah jabatan tinggi di Korps Bhayangkara. Rotasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2247/VIII/KEP./2020 dan ST/2248/VIII/KEP./2020 tertanggal 3 Agustus 2020.

Ada delapan Kapolda yang di rotasi, salah satunya adalah Irjen Pol. H. Merdisyam, M.Si. Putra kelahiran jakarta, 4 Mei 1968, merupakan pejabat Polri yang memiliki jejak segudang prestasi dan peraih penggahargaan Satyalencana Dwija Sistha dan Satya Lencana Kesetiaan selama 16 tahun.

Irjen Merdy, kembali diberikan kepercayaan mengemban amanah memimpinan Polda Sulawesi Selatan, yang sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol. Drs Mas Guntur Laupe, Imbuh Andi Ullah (Direktur utama Kaukus Muda Nusantara).

Dari rekam jejaknya banyak prestasi yang dicapai ketika menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, salah satunya ia berhasil membawa Polda Sulawesi Tenggara naik mencapai status A.

“Meningkatkan prestasi olahraga menembak di Sulawesi Tenggara serta bisa mencetak atlet-atlet berkualitas yang nantinya bisa mewakili Sulawesi Tenggara di tingkat lokal, regional, maupun internasional” ujar Direktur Utama Kaukus Muda Nusantara Andy Ullah, Rabu (2/9/2020)

Kemampuan Irjen Merdy untuk merangkul semua kalangan merupakan salah satu modal utama sehingga mampu menjaga stabilitas keamanan di polda Sulawesi Tenggara.

“Perhatiannya akan menjaga stabilitas keamana daerah, menekan angka kriminalisasi dan perhatian akan generasi muda melalui memajukan prestasi olahraga Perbakin, ia sudah sepantasnya dinobatkan sebagai Kapolda terbaik di tahun 2020,” sambungnya.

Harapan saya, Irjen Merdy di Sulawesi Selatan mampu bersinergi dengan baik kepada seluruh kalangan sehingga mampu menurunkan angka kriminalitas yang masih sangat tinggi. Sulsel masih menduduki peringkat ke 4 paling rawan kejahatan di tahun 2020.

Lanjut, Andy Ullah, Irjen Merdy sangat layak jika nantinya ia diberikan amanah tugas pada jenjang karier yang lebih tinggi. “Polri membutuhkan sosok seperti beliau yang mampu bergerak tidak hanya di bidang stabilitas keamanan saja akan tetapi diberbagai aspek untuk mendorong kemajuan bangsa agar Polri kembali mendapatkan kepercayaan terhadap masyarakat yang mulai luntur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *